Analisis Produksi dan Kelayakan Usahatani Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) dengan Penerapan Bokashi Pupuk Kandang Ayam dan Abu Sekam
(Production and Farm Feasibility Analysis of Shallot (Allium ascalonicum L.) Cultivation Using Chicken Manure Bokashi and Rice Husk Ash)
DOI:
https://doi.org/10.24036/agrnes.v4i2.181Keywords:
Allium ascalonicum, Bokashi, pupuk kandang ayam, abu sekam, kelayakan usahaAbstract
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi yang memerlukan penerapan teknologi budidaya untuk meningkatkan produktivitas. Percobaan ini bertujuan adalah mengoptimalkan produksi tanaman bawang merah, menganalisis kelayakan usaha budidaya tanaman bawang merah, dan mendapatkan keuntungan usaha tani bawang dengan menggunaan bokashi pupuk kandang ayam dan abu sekam. Penelitian dilaksanakan pada Agustus–Desember 2024 menggunakan metode demonstration plot (demplot) pada lahan seluas 200 m². Data yang diamati meliputi produksi, biaya produksi, penerimaan, keuntungan, Revenue Cost Ratio (R/C Ratio), Break Even Point (BEP), dan profitabilitas yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan produksi bawang merah mencapai 110 kg per 200 m² atau setara 5,5ton ha⁻¹. Total biaya produksi sebesar Rp1.790.661 dengan penerimaan Rp2.871.000 sehingga diperoleh keuntungan sebesar Rp1.080.339. Nilai R/C Ratio sebesar 1,60 dan profitabilitas sebesar 60,3% menunjukkan bahwa budidaya bawang merah dengan aplikasi bokashi pupuk kandang ayam dan abu sekam layak diusahakan secara ekonomis.

