Respon Petani Padi Sawah (Oryza Sativa L) Terhadap Penggunaan Pupuk Organik di Nagari Muaro Bodi Response of Rice Farmers (Oryza Sativa L) to the Use of Organic Fertilizer in Muaro Bodi Village
Response of Rice Farmers (Oryza Sativa L) to the Use of Organic Fertilizer in Muaro Bodi Village
DOI:
https://doi.org/10.24036/agrnes.v3i3.88Keywords:
Petani, pupuk, respon, padi sawah, organikAbstract
Pertanian organik muncul sebagai solusi alternatif atas dampak negatif dari Revolusi Hijau yang dimulai pada tahun 1960-an. Ketika penggunaan pupuk dan pestisida kimia secara masif dan tidak terkontrol menyebabkan penurunan kesuburan tanah serta kerusakan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tanggapan petani padi sawah terhadap penggunaan pupuk organik di Nagari Muaro Bodi. Metode Penelitian yang digunakan yaitu kualitatif melalui metode survei yang dilakukan secara purposive dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen utama. Lokasi penelitian dipilih secara sensus, yaitu di wilayah Nagari Muaro Bodi. Responden dalam penelitian ini adalah 15 petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Sopan Botuong dan telah menerima penyuluhan mengenai pupuk organik. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan respon petani terhadap penggunaan pupuk organik di Nagari Muaro Bodi, Kecamatan IV Nagari, Kabupaten Sijunjung dari 15 petani responden berada pada kategori tinggi,dengan rata-rata 2,57 dengan persentasi 84,9%. Yakni Respon Kognitif dalam penggunaan pupuk organik dengan rata-rata 2,56 dengan persentasi 85,4%,berada pada kategori tinggi. Sedangkan respon afektif dalam penggunaan pupuk organik dengan rata-rata 2,73 dengan persentasi 85,2% berada pada kategori tinggi. Sementara respon konatif dengan rata-rata 2,58 dengan persentasi 78% berada pada kategori Tinggi. Hasil rekapitulasi respon petani terhadap penggunaan pupuk organik dari 15 petani responden berada pada rata-rata 2,57 dengan persentasi 84,9% berada pada kategori Tinggi.

